-->

Didampingi Gubernur Sumbar, Menko PMK Pastikan Distribusi Bantuan Aman

REDAKSI author photo

PASAMAN BARAT - Menko PMK, Muhadjir effendy, didampingi Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, dan Wakil Bupati Pasaman Barat, Risnawanto meninjau langsung distribusi bantuan ke posko-posko dan tenda warga, dapur umum, serta sekolah yang mengalami kerusakan paska gempa di Pasaman Barat, Kamis (4/3/2022).

Kunjungan dilakukan untuk memastikan ketersediaan layanan kesehatan bagi pengungsi, air bersih, mck, hygiene kit, dan tenda untuk terapi healing. 

Dalam peninjauan itu juga tampak tenda-tenda darurat di perkarangan rumah warga yang menolak diungsikan dengan alasan menjaga rumah.

Menko PMK, Muhadjir Effendy mengatakan tim gabungan penanganan gempa Pasaman, maupun Pasaman Barat harus melakukan percepatan validasi data pengunsi, serta percepatan validasi data infrastruktur.

"Sinkronkan jumlah orang yang membutuhkan bantuan, dengan stocknya misal, balita ada berapa, kebutuhan nya apa saja. Jangan sampai barang dan kebutuhan tidak seimbang," ujar Menko PMK itu.

Lebih lanjut ia menekankan agar di akhir masa tanggap darurat pada 10 maret nanti, validasi data sudah final dan segera dapat dilanjutkan ke tahap rehabilitasi dan  rekonstruksi.

Sementara itu, Buya Mahyeldi mengatakan di titik-titik pengusi harus diperbanyak tenda untuk pelayanan kesehatan dan trauma healing. Meski di posko-posko tersebut sudah tampak aktivitas layanan kesehatan, menurut Buya masih harus diperbanyak.

"Trauma healing sekilas seperti sepele tapi ini sangat rawan, terutama bagi anak-anak," jelas Buya

Sementara itu data terbaru dari BPBD untuk korban gempa di Kabupaten Pasaman Barat tercatat 6 orang meningggal dunia, 23 orang luka berat, 50 orang luka ringan, lebih kurang 11.146 orang mengungsi. 

Sedangkan untuk infrastruktur tercatat 986 rumah rusak ringan, 3075 rumah rusak sedang, 770 rumah rusak berat, 55 Sekolah, 17 kantor, 1 jembatan, 13 infrastruktur kesehatan, 40 rumah ibadah mengalami kerusakan yang cukup parah dan beberapa fasilitas umum lainnya.

Untuk Kabupaten Pasaman tercatat 7 orang korban meninggal dunia, 7 orang luka berat, 69 orang luka ringan, 4 orang hilang serta lebih kurang 4.407 orang mengungsi. 

Sedangkan untuk infrastruktur tercatat 414 rumah rusak ringan, 305 rumah rusak sedang, 438 rumah rusak berat, 17 sekolah, 2 kantor, 4 jembatan, 7 infrastruktur kesehatan, 9 Rumah ibadah mengalami kerusakan yang cukup parah dan beberapa fasilitas umum lainnya.

Sedangkan untuk Kabupaten Agam, 1 0rang Luka berat dan 1 rumah rusak ringan, Kabupaten Padang Pariaman 1 rumah rusak ringan dan untuk Kabupaten 50 Kota, 5 rumah rusak ringan, 20 rumah rusak sedang, 2 rumah rusak berat, 1 perkantoran rusak dan 1 rumah ibadah rusak.(RYH/MMC Diskominfotik)

Berita Terkait

Komentar Anda

:)
:(
=(
^_^
:D
=D
|o|
@@,
;)
:-bd
:-d
:p

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.

Berita Terkini

Hari ke-4 Pasca Idul Fitri Tahun 2025, Babinsa Memantau Situasi Pasar Harian  SINGKILTERKINI.NET, SIMPANG KIRI – Pelda Aldian, Babinsa Koramil 01/Simpang Kiri Kodim 0118/Subulussalam, memantau perkembangan pasar dan harga kebutuhan pokok serta memastikan ketersediaan stok sembako bagi masyarakat pasca Lebaran H+4 Idul Fitri Tahun 2025 di Pasar Harian Desa Subulussalam, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh, pada Kamis (03/04/2025).  Kegiatan ini bertujuan untuk memantau situasi pasar, di mana Babinsa berdialog dengan pedagang dan pembeli guna mengetahui ketersediaan, harga, serta kondisi pasar saat ini.
Hari ke-4 Pasca Idul Fitri Tahun 2025, Babinsa Memantau Situasi Pasar Harian SINGKILTERKINI.NET, SIMPANG KIRI – Pelda Aldian, Babinsa Koramil 01/Simpang Kiri Kodim 0118/Subulussalam, memantau perkembangan pasar dan harga kebutuhan pokok serta memastikan ketersediaan stok sembako bagi masyarakat pasca Lebaran H+4 Idul Fitri Tahun 2025 di Pasar Harian Desa Subulussalam, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh, pada Kamis (03/04/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau situasi pasar, di mana Babinsa berdialog dengan pedagang dan pembeli guna mengetahui ketersediaan, harga, serta kondisi pasar saat ini. "Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan harga sembako tetap stabil dan ketersediaannya mencukupi bagi masyarakat, terutama H+4 pasca perayaan Idul Fitri," ujar Pelda Aldian. Dari hasil pemantauan, harga beberapa bahan pokok masih stabil, namun ketersediaannya mulai menipis karena banyak toko pemasok yang masih tutup. Para pedagang mengungkapkan bahwa stok beras, gula, minyak goreng, sayuran, serta kebutuhan pokok lainnya masih cukup tersedia untuk memenuhi permintaan masyarakat dalam seminggu ke depan. Selain itu, Babinsa juga mengimbau kepada para pedagang untuk tetap menjaga kestabilan harga serta keamanan lingkungan, mengingat kondisi pasar yang masih lebih sepi dari biasanya. Bu Ati, seorang pedagang sayuran, menyampaikan terima kasih kepada Babinsa atas kunjungannya dan perhatiannya terhadap para pedagang di Pasar Harian Simpang Kiri. (Red/Pendim) Rilis berita telah diperbarui dengan informasi tentang pemantauan pasar oleh Babinsa pasca Idul Fitri. Silakan tinjau dan beri tahu jika ada yang perlu disesuaikan.